This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Monday, 15 October 2012

Managemen Umum : usaha Bimbingan belajar (Bimbel)

 
Perencannaan pembuatan usaha
Bimbingan belajar (Bimbel)

Tujuan
            Pada masa sekarang,banyak para pelajar yang kurang atau sulit dalam memahami pelajaran di sekolahnya,dan adanya keterbatasannya jam perbelajaran bagi pelajar yang bertemu dengan guru mata pelajaran. Sehingga,banyak pelajar yang kurang bisa mengembangkan potensi dan kemampuannya. Maka dari itu,saya ingin membantu para pelajar untuk mengoptimalkan jam belajar mereka diluar jam sekolah guna memenuhi kebutuhan mereka dalam memahami pelajaran serta mengembangkan potensi dalam diri mereka,agar mereka dapat menggunakan kemampuan tersebut untuk kepentingan dirinya,lembaga pekerja dan masyarakat.



Pengurusan Perizinan
            Dalam membuka usaha,terlebih Bimbel. Kita harus membuat surat izin atau mengurus perizinan kepada lembaga atau institusi terkait,agar usaha kita legal dan sah di mata hukum. Perizinan usaha Bimbel yang kita buat,akan di data oleh dinas pendidikan karna usaha kita bergerak di bidang non formal pendidikan. Dinas pendidikan pun akan melihat beberapa syarat yang di ajukan kepada kita,seperti kurikulum. Dinas akan melihat kurikulum bimbel kita dan akan menyatakan layak atau tidaknya bimbel kita.       

Kelebihan
            Usaha Bimbel mungkin tidak asing lagi di kalangan masyarakat,usaha ini pun banyak peminatnya,dari siswa SD,SMP, dan SMA. Penyampaian materi pun sangat mudah di mengerti oleh para pelajar. Selain kelebihan tersebut,kita juga dapat membantu tujuan dari negara ini,yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa dan negara.

Kekurangan
            Usaha Bimbel memang tidak mudah,seperti Modal yang harus kita gunakan cukup besar dan banyak memiliki saingan dengan bimbel lainnya. Dalam usaha ini,kita juga di tuntut untuk menjaga kualitas bimbel yang kita jalani agar tidak membuat para konsumen kecewa. Kualitas dari segi tempat hingga kurikulum yang menunjang.

Pemasaran
          Dalam mempromosikan Bimbel,kita mempunyai banyak cara. Seperti menggunakan Media Online,atau media cetak yang sering digunakan pada umumnya. Media Online yang bisa kita gunakan,seperti : Facebook,Blog,Website. Jika kita ingin menggunakan media cetak,kita bisa menggunakan beberapa cara,seperti : Brosur,Pamplet,Spanduk atau kita juga bisa menggunakan Media Massa seperti Radio dan Koran. Dan kita juga bisa mempromosikan ke sekolah- sekolah dengan mempresentasilkan Bimbel kita.

Merencanakan Tahapan-Tahapan yang dilalui
   Pencarian Modal Usaha (Hal terpenting dalam memulai usaha bisnis).
  1.      Pencarian Tempat Usaha (Mencari tempat yang strategis untuk usaha agar dapat dijangkau oleh para pelajar,seperti tempat yang tidak jauh dari sekolah-sekolah). 
  2.      Pembuatan surat izin dari instansi atau lembaga pendidikan terkait.
  3.      Pembuatan kurikulum yang menunjang bagi siswa bimbel. 
  4.      Rekrutmen tenaga pengajar yang berkualitas. 
  5.      Mempromosikan Bimbel yang kita jalani. 
  6.      Menjaga kualitas dan  kenyamanan di Bimbel kita. 
  7.      Mengadakan acara outdoor,seperti :
    •        Outbond family 
    •               Seminar
Kunci sukses
            Kunci sukses dalam usaha ini terletak pada kualitas yang di berikan oleh kita kepada konsumen,pengajar yang berkualitas dan di sukai oleh siswa bimbel,kurikulum yang menunjang bagi siswa,dan kenyamanan tempat bimbel agar siswa dapat belajar dengan tenang dan tentram. Dengan begitu,para konsumen akan puas dan nyaman dengan usaha bimbel kita.

Produk Indonesia yang mendunia

 Produk Indonesia yang mendunia
1. POLYGON


Bike to Global
Sejak didirikan pada 1989 di Sidoarjo, Jawa Timur, PT Insera Sena (IS), produsen sepeda Polygon, merupakanpembuat dan perakit sepeda untuk konsumsi luar negeri. Pada 1991, IS mulai memproduksi sepeda bermerek Polygon, dan sepuluh tahun kemudian mengekspor produk bermerek sama ke Singapura, Malaysia, dan dua tahun terakhir ke Australia. Dari seluruh unit sepeda yang diproduksi, 30% menggunakan merek Polygon. Nah dari 30% itu, 20% untuk pasar local, 10% untuk diekspor ke luar negeri terutama untuk sepeda jenis Mountain Bike Cosmiq dan Collosus.


2. EXTRA JOSS




Energi Asli Indonesia
Untuk pasar dalam negeri, Extra Joss merupakan fenomena minuman berenergi.PT Bintang Toedjoeh selaku produsen telah mengekspor Extra Joss ke Filipina, Malaysia dan Vietnam. Extra Joss bahkan menguasai 80 persen pasar minuman energy di Filipina. Sementara di Malaysia, meskipun menjadi new comer lantaran baru masuk ke negara itu pada 2007, penjualannya telah mencapai 100 ribu dolar AS per bulan . Sedangkan di Vietnam penjualannya mencapai Rp 2 miliar pertahun.


3. MI GORENG INDOMIE



Mi Asli Indonesia
Survei menunjukkan bahwa Indonesia adalah negara yang mengkonsumsi mi paling banyak di dunia setelah China. Tercatat pula bahwa mi instant Indomie Goreng adalah pilihan kedua setelah nasi (atau pertama jika sedang tight budget), dan dapat dikatakan sebagai salah satu makanan Utama orang Indonesia . Walaupun telah muncul lebih dari 15 rasa, the original Mi Goreng Indomie tetap menjadi pilihan utama untuk dikonsumsi. Tidak hanya lidah orang Indonesia saja yang doyan berat, negara tetangga seperti Singapura, Brunei, dan Malaysia bahkan sampai Nigeria tidak mau ketinggalan menggemari Mi Goreng Indomie. Buktinya, seperti halnya di Indonesia, mi ini juga terpajang hampir di setiap supermarket atau mini market. Invasi mi goreng juga telah sampai ke negeri asal mi, China, Hongkong, serta Eropa dan sejumlah negara Afrika. Tidak salah bila Indofood dijuluki produsen mi instant terbesar di dunia.


4. J.CO DONUTS


The Famous Indo-nat
Donat memang bukan panganan yang asing bagi masyarakat Indonesia. Namun beberapa tahun terakhir ini, donat seakan mengalami redefinisi. Penyebabnya tak lain adalah J.CO Donuts, yang outletnya selalu dipenuhi antrean para penikmatnya. Inovasi rasa dan bentuk, serta kualitas materi yang prima, merupakan kunci kesuksesan merek ini. Antrean panjang khas J.CO kini juga melanda Malaysia dan Singapura.


5. KOPI KAPAL API




Riwayat Panjang Mendulang sukses
Dijamin, tak bakalan ada penikmat kopi di Indonesia yang tidak kenal Kopi Kapal Api. Didirikan pada tahun 1927 dari sebuah usaha keluarga, merek kopi ini sempat mencatat sejarah sebagai produk Indonesia pertama yang beriklan di telivisi. Brand `Kapal Api’, oleh pendirinya, Go Soe Loet, dipilih lantaran menjadi symbol kemapanan dan luxury di era tahun 1920-an. Kini PT. Santos Jaya Abadi telah memiliki 5 brand kopi dipasaran, serta diversifikasi usaha lewat Kafe Excelso dan Café Grazia. Selain itu, kenikmatan Kopi Kapal Api juga dapat dinikmati di Malaysia, Myanmar, juga di China.

6. BAGTERIA






Manebar `Bakteria’ Fashion
Kota utama fashion seperti Paris, Milan, London, New York, serta Australia dan jepang, ternyata lebih fasih menyebut label produk aksesori asli Indonesia, karya duo anak bangsa, nancy Go dan Irene Ng. mereka berbagi kreatif dan bisnis dalam mebesarkan label, yang lantaran ketenarannya – selebriti paris Hilton dan Emma Thompson serta beberapa wanita jet set terlihat menentengnya di gelaran red carpet-sempat ditawari untuk dibeli dan diganti menjaldi label Italia. Untung saja nasionalisme mereka lebih tebal ketimbang tawaran pundit-pundi. Produk handmade yang diluncurkan awal tahun 200 ini memiliki garis rancang berciri vintage yang tampil sangat glamour. Selain dipasarkan di banyak negara, bagteria juga sudah membuka butiknya sendiri di Taiwan.


7.POLYTRON


Memang canggih
produk buatan indonesia yang satu ini iklan nya sudah kelihatan diluar negeri dan tersebar juga di luar negeri, pabriknya terletak di kudus dan semarang. Mulai dari TV, mesin cuci, kulkas, tape, dll, dan untuk urusan kualitas, ini udah pengalaman karna sudah berdiri dari tahun 1970 dan memproduksi tv dari tahun 1970 pula.


8.LEA

Produk yang satu ini, meskipun iklannya berbau amerika namun agan2 jangan salah, ini murni produk indonesia, dan kalo masalah kualitas, produk ini sudah terjamin. Hampir di semua mall produk ini dijual. produk ini dijual di dalam negeri dan diluar negeri.



9. ESSENZA




Esensi keramik prima
Saat televisi marak dengan iklan norak, muncul iklan minimalis elegan, dan semi monokromatik. Dengan jargon `no tile like it’. Kesan eksklusif yang membungkus Essenza, membuat orang membatin, “Produk mana sih? Italia ya?” Nyatanya, Essenza adalah produk anak negeri yang sukses diekspor ke Italia, juga 25 negara. Berbasis di Tangerang, sejak produksi komersialnya tahun 2003, PT Intikeramik Alamasri Industri Tbk telah mengekspor ke Singapura dan Amerika Serikat, dan berhasil. Factor penyeimbang yang membawa keuntungan , di saat pasar domestik lesu. Kini, merek ini bahkan termasuk salah satu produsen ubin keramik dunia yang sanggup membuat keramik merukuran 60cmX60cm.

10. EIGER

The real adventure
salah satu produk yang sulit dipercaya, bahwa ini adalah Produk Indonesia, dengan prestasi dan nama nya yang telah mendunia. Bagi kita yang gemar mendaki, atau kalangan pecinta alam mungkin produk ini lah yang menjadi daftar/list pertama untuk di gunakan saat mendaki atau outbond. Banyak yang mengira produk ini adalah buatan swiss, karna namanya yang terinspirasi dari nama sebuah gunung yang terletak di swiss, tapi nyatanya Ini produk Indonesia yang sudah global dan diakui dunia. Diproduksi oleh PT.EIGERINDO, Bandung.
 
11. Gajah Tunggal

Coba tengok mobil/ban sepeda motor sebelum pergi ngantor...? apa merek bannya? mungkin ban GT 

udah dapat ISO 9001, ISO 9002, E-Mark dari Komunitas Eropa, TUV CERT dari Jerman, kualitas pengujian dari US Department of Transportation, BPS dari Filipina, dan sertifikasi serupa dari Brasil. Jaringan distribusi lebih dari 50 dealer di seluruh Indonesia dan outlet internasional lebih dari 75 negara. GT Tire mengoperasikan total lima pabrik ban untuk ban bias, ban radial, ban sepeda motor dan tabung, tabung ban mobil dan karet daur ulang.





12. California Fried Chicken
 Pasti terkejut deh kalau tahu salah satu toko makanan cepat saji terkemuka di Indonesia, California Fried Chicken (CFC) tidak dari California, bahkan tidak didirikan di USA tp didirikan di Jakarta pada tahun 1983, dan kini memiliki 183 outlet nasional.
     Tempat usaha mencakup berbagai lokasi strategis seperti mal, poin rekreasi, gedung perkantoran dan lain-lain. Saat ini, terdapat 183 toko CFC tersebar di seluruh Indonesia, di mana 70 adalah milik franchisee.
CFC juga menjalankan sekitar 50 gerai Cal Donuts dan Sapo Oriental (toko makanan Jepang) di Indonesia.

13. SOUR SALLY
Sour Sally adalah sebuah outlet yogurt beku tanpa lemak revolusiner pertama di Indonesia, yang didirikan di Indonesia pada tahun 2008. Saat ini cabang Sour Sally tersebar di kota Jakarta, Bandung, Surabaya, Bali, maupun di Kuala Lumpur, Malaysia dan Singapura. 



14. V8 Sound.com
 
Pemesanan speaker V8sound.com dalam pameran pro-audio terbesar dunia, Messe Frankfurt Prolight + Sound 2010, 24-27 Maret, lebih dari 1.48€ juta pada hari pertama yg berasal dari 21 negara lebih yaitu Portugal, Uganda, Yunani, Rumania, Istambul, Turki, Kazakztan, Filipina, Prancis, Jerman, Israel, China, Italia, Belanda, Finlandia, Schlieren, UEA, Spanyol, Inggris, India, Belanda, Ukraina dan Swiss 



15. RADIX Guitar
 
Toien Bernadhie mendirikan Radix Guitar agar Indonesia memiliki gitar standar internasional yg skrg sdh didistribusikan ke Swedia, Denmark, Inggris, Yunani, Swis, Canada, Australia, Singapura dan Malaysia. Jeff Beck dan Jimmy Paige dari Led Zeppelin pernah ke Bandung utk mengetes RADIX dan they like it



16. Es Teler 77
Waralaba Es Teler 77 didirikan Sukyatno Nugroho, setelah sang mertua bernama Ny Murniati Widjaja menjuarai lomba es teler nasional di tahun 1982. Gerai Es Teler 77 yang pertama terdapat di pertokoan Duta Merlin, Harmoni, Jakarta Pusat. Di gerai Es Teler 77 juga tersedia berbagai makanan pendamping seperti mi bakso dan nasi goreng. Di luar negeri, gerai Es Teler 77 terdapat di Australia, Malaysia, dan Singapura.

Sumber :
aswinsupernova.blogspot.com

Tuesday, 25 September 2012

Pakar hukum Palestina : ada 469 pemukiman Yahudi ilegal di Tepi Barat dan Yerusalem


 

Jum'at, 21 September 2012 20:21:21

           YERUSALEM (Arrahmah.com) - Seorang pakar hukum Palestina dalam hukum internasional mengungkapkan bahwa jumlah pemukiman Yahudi ilegal di Tepi Barat sekarang berjumlah 469, 29 di antaranya di Yerusalem (Al-Quds). Pemukiman ilegal yang berada di kota suci tersebut adalah rumah bagi sekitar 500.000 orang Yahudi. Seluruh pemukiman Yahudi di wilayah Palestina terjajah adalah ilegal secara hukum internasional.
          Dr. Hanna Issa membuat poin bahwa sekitar 9.500 Yahudi telah tinggal di Lembah Yordan, menindas 65.000 warga Palestina selaku pemilik sah tanah tersebut. Lembah Yordan mewakili 29 persen dari Tepi Barat, dengan area seluas hampir 6.000 kilometer persegi. "Israel menginvestasikan empat setengah miliar dolar per tahun di Lembah Yordan yang terjajah," ungkapnya.

         Sementara itu pemukiman Israel di Yerusalem terjajah sekarang berjumlah 29, tambah Hanna, yang merupakan tempat tinggal hingga 350.000 pemukim ilegal. Enam belas dari pemukiman tersebut telah dicaplok secara sepihak oleh otoritas Israel di Yerusalem Timur yang Otoritas Palestina anggap sebagai ibukota masa depan Negara Palestina.
"Pemukiman menyebar di mana0mana, mengancam keberadaan rakyat Palestina," kata Hanna. "Mereka membagi wilayah Palestina menjadi daerah bagian."

        Kegiatan permukiman yang berkelanjutan telah dipercepat di bawah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. Otoritas Palestina bersikeras menuntut pembekuan total pembangunan permukiman, sebelum pembicaraan damai dapat dilanjutkan.

Sumber : arrahmah.com

Inilah Cara Shalahuddin Al-Ayyubi Merebut Baitul Maqdis


 

Inilah Cara Shalahuddin Al-Ayyubi Merebut Baitul Maqdis


Bagaimana sikap umat Islam ketika Masjid Al-Aqsha diserang? Kemana para mujahid? Ada apa dengan kaum muslimin? Tidak kah merasa terusik, seperti terusiknya pendeta Kristen bernama Peters Amiens, tatkala Baitul Maqdis dianggap telah dikuasai umat Islam pada tahun 1094. Sampai-sampai ia membangkitkan semangat raja-raja Kristen di Eropa agar segera merebut tanah suci itu, lalu menduduki dan menguasainya.

      Diprovokasinya Kaisar Elexius Komeninus dari Byzantium (Konstantinopel) oleh Peter Amiens, agar waspada terhadap kemungkinan kekuasaan Islam Saljuk menguasai imperium konstantin yang besar itu. Kaisar pun terprovok, lalu menyampaikan permohonan kepada Paus Urbanus II agar segera mengeluarkan perintah suci kepada raja-raja di benua Eropa untuk mengumpulkan kekuatan, merebut Baitul Maqdis dari tangan kaum muslimin. Ringkasnya, Paus mengabulkan permohonan itu. ”Deus La Volts” (Demikianlah kehendak Tuhan). Seperti itulah seruan ”jihad suci” dari mulut sang Paus, sebagai sebagai tanda dimulainya Perang Salib.

      ”Fatwa” Paus yang terkenal adalah: ”Barangsiapa yang bersedia masuk dalam angkatan perang suci itu, akan diampunilah sekalian dosanya, kecil ataupun besar.” Perang Salib I (1097-1099) pun diberi keistimewaan sebagai penebus dosa. Prancis, Bourgandia dan Normandia adalah bangsa Eropa pertama yang mendaftarkan diri sebagai ”relawan jihad”. Mereka dipimpin oleh raja dan kaum bangsawan, seperti Godfrey dari Bourgandia, Duke dari Loftharingen dan sebagainya. Hampir 100 ribu tentara yang tergabung dalam pasukan itu.

       Dari Konstantinopel, mereka melancarkan serangan ke negeri-negeri Islam, lalu Palestina sebagai tujuan akhir. Pada tahun 1099 M (492 H), terkepunglah tanah suci Palestina dengan kekuatan 40 ribu tentara yang tersisa,  sedangkan tentara Mesir yang mempertahankan kota hanya seribu orang saja. Setelah  pengepungan selama 15 hari jatuhlah pertahanan kota dan masuklah tentara Salib ke Baitul Maqdis (Palestina).

       Saat Palestina ditaklukkan kaum salib, umat Islam mendapatkan perlakuan keji yang sulit dilupakan. Ahli-ahli sejarah perang salib mengakui terjadinya kebiadaban itu: orang Islam dipaksa menjatuhkan diri dari puncak benteng, dibakar hidup-hidup, ditarik ke jalan raya dengan kuda-kuda perang mereka sampai mati, kemudian mayatnya ditumpuk seperti menimbun sampah.
Ini sekadar gambaran, bahwa kaum Salibis saja begitu terusik ketika Baitul Maqdis yang diklaim sebagai tanah suci mereka, lalu dengan segera dibentuk angkatan perang salib hingga tiga gelombang. Seharusnya, kaum muslimin di seluruh negeri bangkit, lebih bersemangat untuk tampil sebagai pembela Al Aqsha.

       Seruan jihad itu bukan tidak pernah dikumandangkan kaum muslimin. Hanya saja, keberadaan khalifah di Baghdad dibawah kuasa sultan-sultan Saljuk ketika itu sedemikian lemahnya, sehingga yang tinggal hanya gelar khalifahnya saja, sedang kekuasaanya nihil. Ada pula khalifah Fathimiah di Mesir, tetapi tidak berdaya merebut kembali Baitul Maqdis. Saat itu, moral raja-raja Islam berada pada titik terendah, mereka berpecah belah, cakar-cakaran karena berebut kekuasaan. Kebencian itu amat mendalam diantara mahzab Sunni dan Syi’ah. Akibatnya, mereka tidak peduli Baitul Maqdis dikuasai agama lain.
Dalam Perang Salib II tampillah Nuruddin, Asaduddin, dan Shalahuddin, yang tentaranya terdiri dari bangsa Arab, Turki dan Kurdi. Kekuatan ini full menjadi satu. Pasukan muslim ini berhasil menghalau kaum salibis dari Mesir. Tahukah, bagaimana kiat Shalahuddin Al Ayyubi (Saladin) merebut Baitul Maqdis?

       Shalahuddin berkeyakinan, untuk berjihad memerangi pasukan salib, ia harus mempersatukan Mesir dan Suria (Syam) terlebih dahulu. Sebab, jika pecah sulit bagi pasukan Islam mengusir musuh. Mesir yang sebelumnya  diperintahkan kerajaan Fathimiyah yang berpaham Syi’ah, dan Syam berpaham Sunnah. Oleh Shalahuddin disatukanlah Mesir dan Syam dengan mahzab Syafi’i, sehingga keduanya menjadi sejalan dibawah komando Shalahuddin. Yang menarik, Shalahuddin pun memerangi kaum Ismailiah atau Bathiniah yang sangat merugikan Islam.

       Mesir dan Syam pun tunduk dibawah titah Shalahuddin. Sejumlah ekspedisi militer dilakukan sebagai tahapan merebut kembali Baitul Maqdis. Ketika itu Shalahuddin memerintahkan abangnya Tauran Syah pergi menaklukkan Yaman, termasuk Hijaz (Makkah-Madinah) lebih dulu takluk dibawah Mesir yang dipimpin Shalahuddin.

        Pada tahun 1175, atas permintaan Shalahuddin, khalifah di Baghdad mengeluarkan keputusan: mengakui Shalahuddin sebagai penguasa bagi negeri Mesir, Maghribi, Naubah, Jazirah Arab bagian Barat, Palestina dan Syiria tengah. Dari pengalamannya bertempur, Shalahuddin mempelajari penyebab keruntuhan dan kekalahan Islam selama ini, diantaranya adalah perpecahan para raja dan pemimpinnya. Yang satu ingin kejatuhan yang lain, agar berkuasa sendiri. Sebab lainnya adalah akibat pengkhianatan wazir di Mesir, yang sudi berhubungan rahasia dengan pihak musuh, asal mereka mendapat jaminan kekuasaan.

        Mengapa Shalahuddin memerangi raja-raja Islam? Beliau yakin bahwa Amir-amir (Gubernur) ini tidak akan kuat bertahan menghadapi tentara Salib, apalagi jika tidak ada kesatuan komando. Dikhawatirkan, para amir itu akan meletakkan senjatanya dan membuat perdamaian sendiri dengan musuh. Yang ada dalam otaknya adalah harta dan tahta tetap ada dalam genggamannya.
Teori perang Shalahuddin itu terbukti di kemudian hari, ketika Raja Abdullah dari bangsa Arab, membuat perdamaian sendiri dengan opsir tinggi Inggris, saat perang sedang berkecamuk. Bukankah ini pengkhianatan. Karena itulah, Shalahuddin lebih dulu membersihkan raja-raja Arab sebelum ia menghadapi musuh sesungguhnya: Kaum Salib.

        Satu hal yang menjadi faktor kemenangan adalah membangun kepribadian dari seorang pemimpin dan para mujahid. Ada kesadaran dalam diri Shalahuddin, bahwa sebelum dia mempersatukan orang lain, ia harus mempersatukan pribadinya dengan Tuhan. Sebelum dia menyuruh orang lain berdisiplin diri, ia harus lebih dulu mendisiplinkan diri. Intinya, ia harus menundukkan dirinya sebelum menundukkan musuhnya.

          Shalahuddin seperti sedang mengingatkan, yang datang ini adalah Raja-raja Eropa, bukan raja sembarangan. Mereka adalah musuh yang paling kuat persenjataan dan pasukannya. Tanda Salib saja bisa membangkitkan semangat juangnya. ”Apa arti perjuangan Islam, kalau pemimpin peperangan melawan musuh Islam itu bukan seorang muslim sejati? Rahasia kemenangan Nabi Muhammad Saw dalam segala peperangan adalah karena kekuatan iman dan kesabaran,” demikian (alm) Buya Hamka pernah berujar.

           Kepribadian dan kesalehan. Itulah pelajaran pertama yang harus dimiliki tentara Allah. Shalahuddin adalah teladan bagi pasukannya. Shalatnya selalu berjamaah, puasa setiap Senin-Kamis tak pernah ditinggalkan, sekalipun sedang dalam pertempuran. Ia senang sekali mendengarkan qari membaca Al Qur’an, bahkan kerap menangis saat menyimaknya. Di malam peperangan pun, ulama-ulama hadits diminta membacakan beberapa hadits dihadapannya. Hebatnya, Shalahuddin jarang sekali meninggalkan shalat Tahajjud.

           Selain menyiapkan pasukan, persenjataan, strategi dan diplomasi yang jitu, setiap mujahid harus melatih mental dan kepribadiannya secara vertikal. Inilah yang menjadi modal utama tentara Allah kala menghadapi musuh yang kuat tentara dan persenjataannya. Al Aqsha pun dapat direbut kembali ke pangkuan kaum muslimin. ■ Desastian

Sumber : voa-islam.com

Kisah Gubernur yang Zuhud


 

Umair bin Sa’ad: Kisah Gubernur yang Zuhud

 

             Khalifah Umar bin Khaththab mengutus Umair bin Sa’ad untuk menjadi gubernur Himsha. Namun setelah memerintah selama satu tahun Umar tidak pernah mendapat kabar darinya sedikit pun. Lalu Umar meminta kepada sekretarisnya, “Tulislah surat untuk Umair, demi Allah dia telah mengkhianati kita.”
Surat itu berbunyi, “Jika engkau telah menerima suratku ini maka segeralah menghadap membawa pajak kaum muslimin, langsung setelah engkau melihat surat ini.”
Umair bergegas mengambil kantong kulitnya. Ia memasukkan bekal perjalanannya dan tempat makannya. Kemudian menggantungkan peralatan-peralatan tersebut pada bahunya, juga membawa tongkat besi. Ia berjalan kaki dari Himsha menuju Madinah.

           Diriwayatkan bahwa saat tiba di Madinah beliau kelihatan pucat wajahnya, lusuh dengan rambut panjang. Kemudian beliau menghadap Umar seraya mengucapkan salam.
Umar bertanya, “Bagaimana kabarmu?” Umair menjawab, “Sebagaimana yang Anda lihat! Bukankah badanku sehat, darahku suci, aku membawa kebaikan isi dunia!”
Umar bertanya, “Apa yang kau bawa?” (Umar mengira ia telah membawa harta pajak). Umair menjawab, “Aku membawa kantong kulit, tas tempat aku menaruh bekal perjalananku; mangkuk besar yang aku gunakan untuk makan atau aku jadikan sebagai tempat air ketika aku mandi dan mencuci pakaian, ember tempat aku membawa air wudhu dan air minumku, tongkat yang aku gunakan untuk bersandar atau melawan musuh jika sewaktu-waktu bertemu. Demi Allah sesungguhnya tiada barang dunia kecuali telah aku bawa bersama bawaanku.”
Umar bertanya, “Kamu datang kemari dengan berjalan kaki?” Umair menjawab, “Betul.”
Umar bertanya, “Apakah tidak ada orang yang memberi kendaraan kepadamu untuk engkau tunggangi?” Umair menjawab, “Mereka tidak memberi karena aku tidak meminta mereka untuk itu.” Umar berkomentar, “Mereka adalah seburuk-buruknya orang Islam.” Umair berkata kepada Umar, “Bertawakallah kepada Allah wahai Umar, sesungguhya Allah melarangmu berghibah. Padahal aku senantiasa melihat mereka melaksanakan shalat Shubuh.”
Umar berkata, “Lalu mana laporanmu? Dan apa yang telah engkau lakukan?” Umair menjawab, “Apa maksud pertanyaanmu wahai Amirul Mukminin?”
Umar mengucapkan, “Subhanallah!” Umair berkata, “Kalau bukan karena aku khawatir membuatmu susah hati aku tidak akan melaporkan kepadamu. Engkau mengutusku ke suatu wilayah sehingga setibanya aku di negeri itu aku mengumpulkan orang-orang shalih dari penduduk tersebut, aku memungut pajak dari mereka, sampai jika mereka telah mengumpulkannya, maka aku bagikan kepada yang berhak. Kalau engkau berhak menerima bagiannya pasti aku membawakan bagian itu untukmu.”
Umar berkata, “Lalu engkau datang tidak membawa sesuatu?” Umair menjawab, “Tidak.”
Umar berkata, “Perpanjanglah masa tugas Umair.” Umair berkata, “Sesungguhnya tugas ini tidak akan saya tunaikan untukmu juga pemimpin sesudahmu. Demi Allah, dengan jabatan tersebut aku tidak selamat juga tidak pernah akan selamat. Telah aku katakan kepada stafku, ‘Allah telah merendahkan martabatmu wahai Umair, dengan jabatan itu,’ apakah untuk hal demikian itu engkau tawarkan jabatan kepadaku lagi wahai Umar? Sesungguhnya hari-hariku yang paling tidak menguntungkan adalah saat aku menjadi wakilmu.” Kemudian Umair minta pamit untuk pulang ke rumahnya, Umar pun mengizinkan.

          Seorang perawi berkata, “Jarak antara Himsha dengan Madinah adalah beberapa mil. Ketika Umair pulang ke Himsha Umar berkata, ‘Sepertinya Umair menghianati kami.’ Kemudian Umar mengutus seorang ajudan yang sering dipanggil dengan nama al-Harits dan dibekali 100 dinar. Umar berpesan, ‘Pergilah ke tempat Umair usahakan engkau menginap di rumahnya sebagai seorang tamu. Apabila engkau melihat bukti-bukti kekayaan, kembalilah! Namun jika kondisinya memprihatinkan berikanlah 100 dinar ini kepadanya.’

          Kemudian al-Harits berangkat menuju Himsha. Setibanya di kediaman Umair, ia lihat Umair sedang duduk menenun jubahnya dengan disandarkan ke sisi dinding. Al-Harits mengucapkan salam kepadanya, lalu Umair berkata, ‘Mampirlah kemari, semoga Allah mencurahkan kasih sayangNya kepadamu.’ Benar lelaki tersebut mampir, Umair menyapa, ‘Dari mana anda datang?’ Ia menjawab, ‘Dari Madinah.’
Umair berkata, ‘Bagaimana kondisi Amirul Mukminin ketika kamu berangkat kemari?’
Ia menjawab, ‘Baik-baik saja.’
Umair bertanya, ‘Bagaimana pula kondisi umat Islam?’ Ia menjawab, ‘Mereka juga baik-baik saja.’
Umair bertanya, ‘Bukankah beliau (Khalifah Umar) akan menegakkan hudud (hukuman)?’ Ia menjawab, ‘Benar. Beliau memukul anaknya yang melakukan pelanggaran, sehingga meninggal dunia karena kerasnya pukulan itu.’
Umair berkata, ‘Ya Allah, tolonglah Umar. Sesungguhnya aku tidak mengenalnya kecuali ia seorang yang tegas (keras) karena kecintaanya kepadaMu.’

           Diriwayatkan bahwa al-Harits tinggal di rumah Umair selama tiga hari. Keluarga ini tidak memiliki bahan makanan kecuali gandum sedikit, mereka sengaja menyisihkan untuk disuguhkan pada tamu. Sampai datang suatu hari mereka kelihatan sangat susah, ketika itu Umair berkata, ‘Kamu tinggal di sini tapi kami tidak mampu melayani dengan baik, jika ingin berpindah dari sini silahkan.’
Kemudian al-Harits mengeluarkan uang dinar tersebut dan memberikan kepada Umair. Al-Harits berkata, ‘Uang dinar ini diberikan Amirul Mukminin kepadamu, gunakanlah untuk memenuhi kebutuhanmu.’ Seketika itu Umair berteriak sambil berkata, ‘Saya tidak membutuhkan uang ini, kembalikan.’
Isteri Umair berkata, ‘Kalau engkau membutuhkan ambillah, jika tidak maka berikan pada yang berhak.’
Umair berkata, ‘Demi Allah aku tidak memiliki kepentingan dengan dinar itu.’ Kemudian Isteri Umair merobek bagian bawah pakaiannya, lalu ia memberikan sobekan kain itu kepada suaminya. Uang itu dimasukkan Umair ke dalam kain sobek tersebut lalu keluar rumah untuk membagi-bagikannya kepada anak-anak para syuhada dan fakir miskin. Setelah selesai ia pulang ke rumah.
Ajudan Umar mengira dirinya akan mendapat bagian dinar itu sekalipun sedikit (ternyata tidak -pent). Umair berkata, ‘Aku berkirim salam kepada Amirul Mukminin.’
Sekarang al-Harits kembali menghadap Umar. Ketika itu Umar bertanya, ‘Apa yang kamu saksikan di sana?’ Al-Harits menjawab, ‘Wahai Amirul Mukminin, aku lihat kondisinya sangat memprihatinkan.’
Umar bertanya, ‘Bagaimana dia menggunakan dinar tersebut?’ Al-Harits menjawab, ‘Aku tidak tahu.’
Lalu Umar menulis surat kepada Umair, ‘Jika suratku ini datang kepadamu, janganlah engkau letakkan dari tanganmu kecuali engkau segera menghadap kepadaku.’
Umair pun datang menghadap Umar, setelah ia masuk ruangan, Umar bertanya, ‘Apa yang engkau lakukan dengan uang dinar tersebut?’ Ia menjawab, ‘Terserah aku bagaimana memanfaatkannya, mengapa engkau menanyakan kegunaan uang dinar itu?’
Umar berkata, ‘Aku mohon padamu, berikan laporan kepadaku tentang penggunaan uang dinar itu!’ Umair menjawab, ‘Aku pergunakan untuk diriku.’
Umar berkata, ‘Semoga Allah mencurahkan kasih sayang-Nya kepadamu.’ Kemudian Umar memerintahkan agar Umair dibekali tepung makanan dan dua helai pakaian. Umair berkata, ‘Kalau berupa makanan, aku tidak membutuhkannya, karena aku telah meninggalkan dua sha’ gandum untuk kebutuhan keluargaku, makanan itu akan cukup sampai aku pulang lagi dan memakannya karena Allah senantiasa melimpahkan rizkiNya.’ Umair tidak mengambil makanan yang ditawarkan tadi. Adapun mengenai dua helai pakaian, Umair berkata, ‘Ummu fulan tidak memiliki pakaian,’ lalu beliau mengambil keduanya kemudian pulang ke rumah (Himsha).

         Tidak berselang lama, Umair meninggal dunia, semoga Allah mencurahkan rahmatNya. Berita wafatnya sampai ke Umar. Beliau merasa terpukul dan iba. Kemudian pada suatu hari beliau keluar dengan berjalan kaki bersama para sahabat menuju Baqi’ul Garqad. Umar berkata kepada para sahabat, ‘Hendaknya setiap kalian mempunyai harapan (cita-cita).’ Salah seorang di antara mereka berkata, ‘Wahai Amirul Mukminin aku ingin sekiranya aku mempunyai harta maka harta itu akan aku gunakan untuk memerdekakan budak karena Allah Ta’ala sekian dan untuk anu sekian.’
Sahabat yang lain berkata, ‘Wahai Amirul Mukminin aku ingin sekiranya mempunyai harta maka akan aku infakkan di jalan Allah.’ Yang lain berkata, ‘Sekiranya aku mempunyai kekuatan tentu aku akan membuka saluran air Zam-zam untuk jamaah haji Baitullah.’
Lalu Umar berkata, ‘Kalau aku, ingin memiliki seseorang seperti Umair bin Sa’ad, aku meminta pertolongan kepadanya dalam urusan kaum Muslimin’.” (Al-Hilyah, 1/247-250.)

(dari kisahislam.net, sumber : Buku “99 Kisah Orang Shalih”, Penerbit Darul Haq)